Infinity
Apakah arti keinginan-keinginan?
Hampir lima tahun tubuhku tak dapat merasa, dan kepalaku penuh suara-suara. Aku terjebak di dalam lubang hitam, menderita, dan hancur berkeping. Gelap. Pekat tanpa setitik pun cahaya.
Di dasar gelap nan antah berantah, aku hanya berpasrah. Namun, dalam kepasrahan, lambat laun gelap menjadi sahabat. Sebab di dalam gelap justru mata batinku melihat ketakterbatasan. Lalu musnah segala keinginan-keinginan.
Ya, di dalam lubang hitam aku menjadi kepingan, namun di sana aku dibentuk kembali menjadi sesuatu yang baru. Akar dan bunga-bunga menuntunku kepada Ilahi.
